Minggu, 10 Mei 2009

SISTEM PENDINGIN (COOLING SYSTEM)

SISTEM PENDINGIN

(COOLING SYISTEM)

Panas yang dihasilkan mesin dari proses pembakaran menghasilkan panas yang terlalu tinggi (over heating) hal ini berisiko terjadinya pemuayan yang mengakibatkan mengecilnya lubang silinder dan membengkoknya kepala silindar (silinder head) tetapi mesin yang terlalu dingin bias mengurangi kemampuan bekerja mesin. Oleh karena itu mesin perlu dilengkapi system pemdingin yang menjaga suhu kerja mesin (ENGINE).

System pendingin pada Engine terbagi atas dua media :

  1. system pendingin udara

  2. system pendingin air

SISTEM PENDINGIN UDARA

(AIR COOLING SYSTEM)

Sistem pendingin udara terdiri sirif-sirif pendingin dan k

ipas pendingin (FAN). Cara kerja system pendingin ini sangat sederhana. Sirif-sirif pen

dingin dipasang pada blog silinder guna memindahkan panas dari blog silinder ke sirif-sirif pendingintersebut.

Cara Kerja Sistem Pendingin Udara

Ketika mesin dihidupkam kipas pendingin (FAN

) yan

g dipasang pada poros engkol (Crean shaft) ikut berputar, sehingga udara dihembuskan ke sirif-sirif pendingin. Sirkulasi udara pada sirif pendingin mengakibatkan panas terika oleh udara. Maka panas d

ari sirf-sirif pendingin berpindah ke udara bebas

SISTEM PENDINGIN AIR

(WATER COOLING SYSTEM)

Berdasarkan cara kerja system pendingin air dibedak

an menjadi

dua macam

  1. Sirkulasi Alami

  2. Sirkulasi Tekan

Sistem Pendingin Sir

kulasi Alami

Sistem pendingin ini bekerja berdasarkan mas

a jenis air air yang panas akan berada di atas dan air y

ang dingin akan berada di bawa.


Komponen Sistem pendingi air sirkulasi al

ami

  1. Radiator

  2. Waterjacket

  3. Housing

  4. Fan (kipas pendingin)

  5. Fan Belt (sabuk kipas pendingin)



Cara Kerja

Panas yang dihasilkan Blok silinder diserap oleh ai

r pendingin (Water Cooling) yang ada dalam water Jacket. Air yang panas akan mengalir ke bagian atas radiator dan mengalir melalui mantel (INTI RADIATOR) pendingin sehingga panas diserap oleh sir

kulasi udara yang dihasilkan kipas pendingin (FAN)

. Air tesebut mengalir ke bagian bawah radiator dan masuk kembali ke water Jacket.

Sistem Pendingi Air Sirkulasi Tekan

Komponen system pendingi air sirkulasi tekan

  1. Water Jacket

  2. thermostat

  3. fan (Kipas Pendingin)

  4. Radiator

  5. Tangki ekspansi

  6. Water Pomp

  7. Fan Belt

  8. Preser Cap (Tutup Raduator)

  9. Housing (Selang Karet)

  1. Water Jacket

Adalah tempat bersirkulasinya air pendingin dala

m mesin,water jacket terdapat di sekelilingblok silinder dan silinder head.


  1. Termostet

Berguna mengatur sirkulasi air guna mempercepat panc

apayan suhu kera dan menjaga suhu kerja mesin.

Gambar: Termostat

  1. Fan (Kipas Pendingin)


Berguna Mensirkulasikan Udara ke radiator.


  1. Radiator

Digunakan untuk mendinginkan water cooling (air pendingin)

Gambar : Radiator

  1. Tangki Ekspansi

Sebagai tempat penyimpanan air pendingin cadangan.

Gambar : Tangki Cadangan

  1. Water Pomp


Alat untuk memompa air pendingin /untuk mensirkulasikan air pendingin.

  1. Fan Belt

Digunakan Untuk Meneruskan Puataten dari Poros Engkol ke Kipas Pendingin dan Pompa air.

  1. Preser Cap


Berguna untuk menjaga kestabilan tekanan radiator dan mengatur keluar masuknya air pendingi dari Radiator ke Tangki Ekspansi.


  1. Housing (Selang Karet)

Selangkaret ini harus tahan panas dan kuat guna mengalirkan air pendingin dari water Jacket ke Radiator atau Sebaliknya.

Gambar: Housing

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar